Berita Terkini

Korea Selatan Laksanakan Hari Berkabung Nasional Usai Tragedi Kecelakaan Pesawat Jeju Air

  Sumber foto: KBS Word Pemerintah Korea Selatan telah mengumumkan pemberlakuan hari berkabung nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap...

Tampilkan postingan dengan label Sekitar Jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sekitar Jakarta. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 November 2023

Biromawa Unas Fasilitasi Setiap Mahasiswa yang Ingin Berprestasi

 


JAKARTA -- Kepala Bagian Penalaran Biro Administrasi Kemahasiswaan (BIROMAWA) Universitas Nasional (Unas), Martin Yudandi mengungkapkan, bahwa BIROMAWA akan memberikan fasilitas kepada Mahasiswa yang ingin menjajal kemampuannya dalam bidang prestasi baik akademik maupun non-akademik. 


Dalam wawancara yang dilakukan pada Kamis (2/11), Martin mengatakan, bahwasanya mulai dari pendaftaran, penginapan hingga konsumsi akan difasilitasi, sehingga Mahasiswa yang ingin mengikuti lomba tidak mengeluarkan biaya sepersen pun. 


"Dari mulai pendaftaran kita fasilitasi dari Unas, jadi bukan pakai uang sendiri, dari awal sampai akhir pasti difasilitasi. Kemudian, kita briefing untuk persiapan berangkat juga dicarikan tiket penginapan, konsumsi penginapan ditanggung Unas dengan budget yang sudah ditentukan, " kata Martin dalam pernyataannya. 


Selain itu, Kepala Bagian Penalaran BIROMAWA juga menjelaskan, keuntungan yang didapat dari Mahasiswa yang memenangkan lomba. 


"Ada banyak, yang pertama bisa dapat piagam dari rektor, bisa dapat uang beasiswa, bisa juga diundang ke acara wisuda, " jelasnya. 


Lebih lanjut, dirinya menceritakan, bahwa banyak dari Mahasiswa Unas yang telah meraih prestasi, sehingga dapat membanggakan almamaternya. 


"Kalo prestasi disini tuh ada banyak, prestasi pidato, essay, poster, puisi, debat tingkat nasional itu kegiatan prestasinya, terus juga bisnis plan, " tutupnya.


Pemimpin Redaksi : Irawan Dwi Suseno

Script: Laura Putri Elishabet

Reporter : Rani Widya Puspita

                 Arin Ladian Permata Umi

Editor : Muhammad Valdi Dewanta

Sabtu, 13 Juni 2020

Memerangi Pandemi Covid-19 di Setiap Daerah

Memerangi Pandemi Covid-19 di Setiap Daerah

            Virus corona sudah hampir 3 bulan mewabah di Indonesia, semakin banyak masyarakat yang terdampak virus tersebut. Dari data terakhir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 menyatakan kasus terkonfirmasi positif corona telah mencapai angka 36.406 pasien. Selain itu angka kesembuhan pasien covid-19 di Indonesia juga dilaporkan terus bertambah.

            Selain terdampak dari sisi kesehatan, masyarakat juga terdampak dari segi ekonomi. Hal itu karena banyaknya masyarakat yang terkena PHK dan pengurangan gaji. Dampak tersebut bisa teratasi dengan adanya bantuan dari Pemerintah. Seperti warga RT 05/02 Tegal Parang, Jakarta Selatan yang sudah 4 kali menerima bantuan dari Pemerintah DKI Jakarta dan Pemerintah Indonesia.

            “Bantuan kita alhamdulillah sudah dapat dari Pemerintah, dari beberapa perwakilan RT kami mengambil bantuan tersebut di kelurahan. Setelah diambil kita langsung salurkan ke para warga RT 05, dengan cara setiap kepala keluargawajib membawa KTP asli untuk mengambil bantuan tersebut. Hal itu dikarenakan untuk ke validan dari warga kami.” Ujar Mukhlis Ketua RT 05 Tegal Parang

            Tidak hanya warga Tegal parang saja yang mendapatkan bantuan dari pemerintah, seluruh warga Jakara pun juga mendapatkannya, contohnya Warga H. Musa RT013 Jakarta Timur yang sudah 3 kali menerima bantuan dari pemerintah.

“bantuan dari pemerintah sudah kita terima dan langsung kita salurkan kepada warga yang membutuhkan. Saya sangat bersyukur dengan adanya bantuan dari Pemerintah ini" Ujar Dillah ketua RT 013

            Selain itu warga juga harus tetap mengikuti anjuran pemerintah untuk mencegah penyebaran virus corona. warga juga di himbau untuk tetap menggunakan masker apabila hendak bepergian keluar rumah dan menjaga jarak sesama warga. selain itu di beberapa sudut di lingkungan RT 03 juga banyak spanduk tentang himbauan pencegahan penularan virus corona untuk mengedukasi warga agar bisa mengikuti himbauan yang diterapkan.

            “disini juga warga nya sangat mengikuti himbauan yang diterapkan dengan memakai masker saat keluar rumah karena warga sadar saat pandemi ini harus tetap menjaga kesehatan."ujar Eca warga RT 03 Cijantung

            Selain di Jakarta, wilayah bekasi juga ikut serta dalam memerangi wbah virus corona itu sendiri, seperti halnya di Jakarta. Daerah Bekasi tepatnya Jati Ranggon juga serius dalam memberhentikan wabah covid-19 ini. Hal itu dikarenakan setiap 2 minggu sekali rumah-rumah warganya disemprot carian disinfektan.

            “kami sebagai perwakilan warga sangat serius mengatasi wabah corona ini, oleh sebab itu penyemprotan cairan disinfektan dilakukan sangat serius dalam waktu 2 minggu sekali.” Ujar Ridwan pengurus RT 02/08 Jati Ranggon.

           

Redaktur         : Ahmad Jiddan Putra Wijanarko

Reporter          : Reza Ramadhan, Heru Ardiansyah, Hendi Setiawan, Syamsul Bahri


Inisiatif Sosial Dalam Penanganan Covid-19

sumber : Republika.co.id
Sumber : Republika.co.id



Jakarta- awal mula psbb di tetapkan oleh Gubernur Jakarta anies baswedan, ketua rt 003/009 yang berlokasi di jalan rasamala 2, tebet, jakarta selatan ini mulai melakukan berbagai penanganan dalam pencegahan covid-19. Salah satunya dengan melakukan penyemprotan disinfektan pada lingkungan sekitar rt masing-masing.


"Untuk upaya yang kita lakukan pada covid-19 ini salah satunya dengan cara penyemprotan disinfektan di lingkungan rt 003 ini"Ujar Wahyudi selaku ketua Rt003/009.


Ia menghimbau kepada para warga agar selalu menjaga kebersihan. Selain itu ia juga menjelaskan bahwa saat penyemprotan dilakukan, ada beberapa warga yang berpartisipasi memberikan bantuan dana untuk membeli bahan disinfektan. Hal tersebut bertujuan agar penyemprotan dilakukan dengan rutin dengan jeda beberapa hari.


"Untuk dana disinfektan sendiri alhamdulillah warga kami cukup banyak yang berpartisipasi, ada juga yang ngasih kopi untuk kami yang telah bekerja." Jelas ketua rt003 tersebut.


setelah melakukan penyemprotan disinfektan, beliau berharap agar warga-warganya tetap terjaga kesehatanya dan virus corona ini cepat menghilang.


"Kami berharap agar warga kami terus sehat dan virus ini cepat hilang"tutup wahyudi.


Reporter : Fajar Nur Alamsyah

Redaktur : Alfin

Kamis, 01 Juni 2017

Mengenang Tragedi UNAS 2008, Kampus Perjuangan Melawan Penindasan

     Jakarta Selatan – Para Mahasiswa kampus perjuangan memperingati 9 tahun tragedi Unas di selasar Universitas Nasional, selasa (23). Aksi tersebut merupakan upaya para mahasiswa untuk mengkritik kebijakan kampus yang tidak berpihak kepada mahasiswa.

     Memperingati peristiwa tersebut mahasiswa Universitas Nasional Jakarta melakukan aksi demonstrasi menuntut pihak kampus untuk mengaktifkan kembali organisasi dan Unit Kegiatan Mahasiswa yang telah di bekukan selama 3 tahun terakhir. Aksi pada hari pertama berlangsung damai dan lancar. Namun, mahasiswa belum puas dengan respon dari pihak kampus, aksi di lanjutkan pada hari Rabu, 24 Mei 2017.

     Salah satu mahasiswa komunikasi Universitas Nasional, Setiawan Utama mengatakan “ harapan dari kami yang mendatangani petisi untuk aksi demonstrasi kali ini sebagai ajakan dan juga harapan agar senat dan UKM harus segera dijalankan kembali, mengingat itu semua adalah wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreatifitas dan bermanfaat bagi mereka” pungkasnya.

     Mahasiswa yang setuju dengan aksi ini pun mendatangani petisi untuk menyepakati tuntutan yang disampaikan. Karena itu, kami (Mahasiswa) yang tergabung dalam Forum Keluarga Besar UNAS (KB UNAS), telah menyepakati untuk menyampaikan tuntutan berikut:
1. Pihak Kampus harus mengaktifkan kembali UKM & SEMA. "Kami menuntut supaya pihak kampus kembali menyediakan wadah akselerasi kreatifitas mahasiswa di luar kelas formal" ujar mahasiswa.

2. Pihak Kampus harus menjunjung tinggi demokrasi di kampus. Mahasiswa menilai kebebasan berpendapat di kampus telah dikekang dan mereka menuntut agar menjadikan mahasiswa bukan lagi sebagai objek, tapi sebagai subjek dalam konteks pengambilan kebijakan.

3. Pengelolaan dan penggunaan dana mahasiswa harus transparan. Hal ini muncul karena ketidakpastian pembangunan fasilitas dan sarana pendidikan di UNAS serta peningkatan uang kuliah yang tidak sesuai dengan fasilitas yang dinikmati mahasiswa.

4. Meningkatkan fasilitas dalam kampus.
Fasilitas kampus saat ini masih belum mendukung situasi belajar dan berdiskusi antara mahasiswa.

5. Mempercepat pembangunan fasilitas, gedung, saarana dan prasarana pendidikan. Beberapa gedung dan Perpustakaan UNAS sampai saat ini tidak bisa menampung Mahasiswa yang ingin membaca dan mengerjakan tugas kuliah di Perpustakaan.

6. Menolak komersialisasi pendidikan di Universitas Nasional. Tesis ini berangkat dari kenyataan bahwa peningkatan uang kuliah setiap semester tidak diikuti dengan pembangunan yang terukur, sehingga Mahasiswa menimpulkan bahwa Kampus hanya mencari keuntungan.

7. Melegalkan aktivitas akademik.
Poin ini mengacu pada hak Mahasiswa dan Himpunan Mahasiswa untuk mendesain dan merancang segala bentuk program masing-masing yang masih dalam koridor tri dharma pendidikan. (Langgeng)

Rabu, 24 Mei 2017

Meriahnya Pawai Obor Menjelang Ramadhan

     Jakarta - Meriahnya pawai obor menyambut bulan suci ramadhan di Kampung Betawi Ciganjur ini terlihat saat obor dinyalakan. Ratusan peserta Pawai obor yang mengikuti ini terlihat sangat antusias untuk memberikan sambutan hangat terhadap bulan puasa. Rabu (24/5)

     Pawai obor sering diadakan diberbagai daerah untuk hal yang sama-sama bertujuan demi datangnya bulan puasa. Pada daerah ciganjur ini baru pertama kalinya diadakan setelah 3 tahun lamanya tidak berjalan. Peserta terdiri dari masyarakat sekitar kelurahan ciganjur yaitu IKRAMA (Ikatan Remaja Masjid) Jami As'adatain, IKRAMA Jami Assa'adah, IKRAMA Gg. Pasir, masyarakat rt 01 dan masyarakat rt 08. "Untuk bahagianya kita menyambut bulan ramadhan, hal ini cukup baik untuk mengingatkan kita terhadap umur, kesehatan, dan dosa." Tegas H. Cholid selaku ketua yayasan Masjid Jami As'adatain.

     Polisi yang dikerahkan 2 unit sepeda motor untuk mengamankan jalan raya yang terpakai saat pawai berlangsung. Meskipun jarak yang ditempuh oleh peserta sekitar 2km, dari awal sampai akhir masyarakat sangat senang dan pawai berjalan sangat tertib. (Ridhwan)